Dosen Pendidikan Matematika FKIP UMM Meneliti Kreativitas Guru PPG

Tim peneliti dosen dan mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Malang telah berkolaborasi dengan dosen Pendidikan Matematika Universitas Madura. Kolaborasi penelitian ini dilaksanakan pada Juli 2023 hingga Februari 2024. Para peneliti mengalisis kreativitas guru dalam mengembangkan LKPD berorientasi masalah matematika melalui kegiatan PPG. Saat ini kreativitas sangat diperlukan untuk segala bidang. Kreativitas guru juga diperlukan dalam merancang pembelajaran guna mendorong capaian matematika siswa yang lebih tinggi. Rancangan pembelajaran dapat diwujudkan melalui kegiatan belajar siswa yang dikemas pada LKPD (Lembar Kegiatan Peserta Didik). Terdapat tiga kategori kreavitas guru dalam mengembangkan LKPD, yakni imitasi, modifikasi, dan konstruksi. Namun demikian, imitasi dan modifikasi mendominasi kreavitas guru dalam mengembangkan LKPD. Padahal kegiatan PPG telah memfasilitasi guru untuk mengembangkan kreativitas guru dalam merancang inovatif melalui lokakarya. Oleh sebab itu, diharapkan kepada guru untuk lebih mengembangkan potensi kreativitasnya melalui kegiatan PPG yang dapat bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi yang berguna di masa depan
Optimalisasi Implementasi Kurikulum Merdeka Melalui Penyusunan Indikator Capaian Kompetensi

Kamis, 22 Februari 2024, Prodi Pendidikan Matematika UMM melaksanakan kuliah tamu untuk mengoptimalisasi implementasi kurikulum merdeka melalui penyususnan indikator capaian kompetensi. Peserta dalam kegiatan ini adalah seluruh mahasiswa pendidikan angkatan 2021-2023. Dalam kegiatan ini, prodi pendidikan matematika menghadirkan pemateri dalam bidang pendidikan yaitu salah satu Guru Matematika yang sekaligus menjadi Guru penggerak, yakni bu Lely Setyaningsih, M.Pd. beliau merupakan guru di SMPN 7 Malang dan pemateri kedua yakni Dr. Nego Linuhung, M.Pd. Kegiatan ini dipandu langsung oleh moderator yang berasal dari prodi pendidikan matematika yakni ibu Siti Khoiruli Ummah, M.Pd. Kegiatan kuliah tamu ini dilaksanakan dalam dua sesi yaitu sesi pertama menyampaikan materi dan berbagi pengalaman oleh pemateri serta sesi kedua yaitu sesi diskusi yang mana siswa menyampaikan pertanyaan seputar materi yang telah diberikan dan kemudian ditanggapi oleh pemateri. Materi yang disampaikan oleh pemateri terkait dengan penyusunan indikator.