Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar Workshop dan Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Kurikulum pada Sabtu, 9 Agustus 2025 di Ruang 617 Gedung Kuliah Bersama (GKB) 1 UMM. Kegiatan ini diikuti oleh para guru SMK dari berbagai sekolah, dengan fokus membangun kurikulum berbasis Taksonomi Bloom yang mampu menjawab tuntutan zaman.

Acara dibuka secara resmi oleh Dr. Alfiani Athma Putri Rosyadi, M.Pd., selaku Ketua Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UMM. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pengembangan kurikulum adalah proses kolaboratif yang menuntut keterlibatan aktif para pendidik. “Kurikulum yang baik lahir dari diskusi yang bermakna. Kami berharap ide-ide segar dari para guru dapat diintegrasikan sehingga pembelajaran di SMK semakin relevan dengan dunia kerja,” ujarnya.

Workshop ini menghadirkan narasumber berpengalaman di bidang pendidikan, yakni Prof. Dr. Moh. Mahfud Effendi, M.M., Prof. Aksanul In’am, Ph.D., dan Siti Khoiruli Ummah, M.Pd. Para pemateri membahas strategi penerapan Taksonomi Bloom dalam merancang tujuan pembelajaran, mengembangkan metode yang kreatif, serta merancang penilaian yang sesuai dengan kompetensi siswa SMK.

Selain materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi kelompok untuk mengidentifikasi tantangan kurikulum di SMK serta mencari solusi berbasis praktik nyata di lapangan. Hasil diskusi ini diharapkan menjadi rekomendasi konkret bagi sekolah-sekolah dalam memperkuat kualitas kurikulum dan meningkatkan kesiapan lulusan SMK untuk bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan studi.

Dampak dari kegiatan ini diharapkan tidak hanya terasa pada dokumen kurikulum, tetapi juga pada praktik pembelajaran di kelas. Dengan penerapan Taksonomi Bloom, guru dapat lebih sistematis dalam merancang pembelajaran yang menstimulasi keterampilan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skills), meningkatkan kemandirian belajar siswa, serta mempersiapkan mereka menjadi lulusan yang adaptif, kreatif, dan kompeten di era industri 4.0.