Prodi Pendidikan Matematika UMM Kembali Kukuhkan Guru Besar

Math.umm.ac.id – Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali kukuhkan guru besar. Pengukuhan guru besar dilaksanakan di Theater Dome UMM pada hari Rabu (16/2)   Pengukuhuan Guru Besar dihadiri oleh Rektor UMM Dr. Fauzan, M.Pd., Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P sebagai Ketua Badan Pembina Harian UM, Kepala LLDIKTI Wilayah VII Prof. Dr. Ir. Suprapto, DEA serta Prof. Dr. Abdul Munir Mulkhan, Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah.   Prof. Dr. Baiduri, M.Si dikukuhkan bersama dua guru besar lainnya, yaitu Prof. Dwi Poedjiastutie, M.A., Ph.D dan Prof. Dr. Ribut Wahyu Eriyanti, M.Si., M.Pd.   Dalam kesempatan yang diberikan Prof. Dr. Baiduri, M.Si, memaparkan orasi ilmiahnya yang berjudul “Berpikir Rasional: Alternatif Menyelesaikan Masalah dengan Lebih Bijak”.   Ia mengatakan perubahan yang sangat cepat merupakan permasalahan nyata yang ditimbulkan akibat terkoneksinya berbagai sumber informasi melalui internet.   “Oleh sebab itu kemampuan atau skill dala pemecahan masalah serta keterampilan berpikir wajib dimiliki setiap orang sejak dini, salah satu materi pelajaran yang sangat baik dalam menyiapkan kemampuan dalam memecahkan masalah adalah Matematika,” tuturnya.   Baca juga: Program Studi Pendidikan Matematika UMM Sukses Gelar Webinar Series “Matematika, Islam dan Budaya”   Sejalan dengan itu, Dr. Fauzan, M.Pd. dalam sambutannya menegaskan tekad kuat Kampus Putih untuk melakukan perubahan, terutama dalam orientasi pembelajaran futuristik dan peran UMM sebagai problem solver di tengah masyarakat.   “Orientasi pembelajaran yang mengarah kepada siswa atau mahasiswa yaitu bisa melakukan apa bukan sekedar bisa tentang apa. Pembelajaran harus bertanggungjawab atas terjadinya problem-problem yang ada di masyarakat. Oleh karena itu model pembelajaran harus peka terhadap perkembangan dan tuntutan zaman,” ucapnya.   Sementara itu, Ketua BPM UMM Muhadjir Effendy menyampaikan bahwa guru besar layaknya tentara yang meraih pangkat jenderal. Merangkak dan bersusah payah dari bawah untuk meraih cita-cita. Ia juga berpesan kepada guru besar untuk terus menanamkan hal-hal bermakna untuk Kampus Putih dan menjadi teladan yang baik seperti pendahulu-pendahulu sehingga namanya bisa dikenal dan diingat oleh seluruh civitas akademika UMM sampai sekarang.   Baca juga: UMM Raih PTS Nomer 1 Pendanaan Pkm Terbanyak, 4 Proposal Dari Prodi Pendidikan Matematika   Tak jauh berbeda Prof. Dr. Ir. Suprapto, DEA mengatakan capaian ketiga guru besar adalah sebuah karunia yang luar biasa dari Allah SWT. “Bapak dan Ibu adalah manusia langka dan istimewa. Namun semua akan sia-sia jika Bapak Ibu tidak menebarkan kebaikan dan keilmuan yang dipunya untuk manusia-manusia lainnya,” pesan Suprapto.   Terakhir, sambutan diberikan oleh Prof. Dr. Abdul Munir Mulkhan yang berharap para guru besar bisa memberikan basis teori sebagai jangkar pendidikan Muhammadiyah agar tidak mudah terombang-ambing.   “KH Ahmad Dahlan pernah berpesan bahwa manusia harus memiliki dua sifat yaitu menjadi murid yang selalu belajar hal baru. Dan menjadi guru yang selalu membuka pikiran atas zaman yang baru sehingga tidak gampang terbawa arus,” tutupnya.   Acara Pengukuhan Guru Besar juga dihadiri segenap civitas akademika UMM dan segenap keluarga ketiga guru besar. Pengukuhan guru besar diselenggarkan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.   Profile Prof. Dr. Baiduri, M.Si Prof. Dr. Baiduri, M.Si menempuh S1 Pendidikaan Matematika di Universitas Sriwijaya pada tahun 1990, Magister Matematika di Universitas Gajah Mada pada tahun 1997 dan Dr. di Universitas Negeri Surabaya pada tahun 2014.   Prof. Dr. Baiduri, M.Si telah mengabdi di UMM selama 30 tahun. Ia menekuni Bidang Keilmuan pada Pemecahan Masalah dan Proses Berfikir Matematika. Tidak kurang dari 475 Sarjana Pendidikan Matematika dan 40 Magister Pendidikan Matematika yang sudag berhasil dibimbingnya. Prof. Dr. Baiduri, M.Si juga menulis beberapa buku dan naskah yang diterbitkan di jurnal nasional dan internasional.   Disamping sebagai akademisi, Prof. Dr. Baiduri, M.Si juga terlibat aktif dalam kegiatan Persyarikatan Muhammadiyah sebagai Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM Landungsari 1) dan Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Diknasmen PCM Dau Kabupaten Malang.   Link YouTube Pengukuhan Prof. Dr. Baiduri, M.Si https://youtu.be/OpkB7jCI9cs

Program Studi Pendidikan Matematika UMM Sukses Gelar Webinar Series “Matematika, Islam dan Budaya”

Malang- Program Studi Pendidikan Matematika kembali menyelenggarakan kegiatan Webinar Series jelang akhir Ramadhan. Kegiatan bertema “Matematika, Islam, dan Budaya” terselenggara sebagai upaya untuk mencapai Visi Program Studi, yakni Menjadi program studi terkemuka dan professional dalam bidang Pendidikan Matematika berdasarkan nilai-nilai Islam. Kegiatan yang dilaksanakan secara estafet mulai tanggal 6 Mei 2021 hingga 11 Mei 2021 melibatkan enam pakar dari enam universitas berbeda, yakni Prof. Mohd Salmi Md Noorani dari Universiti Kebangsaan Malaysia yang memaparkan “Keindahan Matematika”, Churun  Lu’lulil Maknun, M.Pd dari Universitas Muhammadiyah Gresik dengan topik kajian “Matematika dan Penentuan Arah Kiblat”, Dr. Rully Charitas Indra Prahmana, S.Si, M.Pd dari Universitas Ahmad Dahlan mengenalkan “Ethnomatematics: Ketika Belajar Matematika Bernuansa Budaya”, Muhammad Muslich, S.Kep., Ns., M.Sc dari Universitas Muhammadiyah Malang yang juga Ketua PPI Taiwan dan Ketua PCIM Taiwan memaparkan “Islam di Taiwan”, Prof. Dr. Turmudi, Ph.D dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan topik bahasan “Matematika Pembangun Peradaban Islam”, dan Adi Asmara, M.Pd dari Universitas Muhammadiyah Bengkulu dengan topik “Tree”. “Setidaknya lebih dari 880 peserta terlibat dalam kegiatan webinar series tahun ini, dengan sebaran peserta berasal dari 24 institusi perguruan tinggi di Indonesia serta 8 institusi Pendidikan Dasar dan Menengah” ujar Siti Khoiruli Ummah, M.Pd selaku koordinator kegiatan webinar series. Lebih lanjut, Ketua Program Studi Pendidikan Matematika, Dr. M. Mahfud Effendi, M.M. berharap kegiatan webinar series menjadi agenda tahunan Program Studi di bulan Ramadhan yang senantiasa mengkaji indahnya matematika dan implementasinya dalam berbagai perspektif kehidupan.

UMM RAIH PTS NOMER 1 PENDANAAN PKM TERBANYAK, 4 PROPOSAL DARI PRODI PENDIDIKAN MATEMATIKA

  Malang- Perguruan tinggi mana yang tidak mengenal PKM, Program Kreativitas Mahasiswa, yang merupakan ajang bergengsi besutan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Pada tanggal 7 Mei 2021, Dikti telah mengumumkan proposal PKM yang akan didanai. Total 368 Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia baik negeri maupun swasta yang mendapatkan pendanaan. Dari total pendanaan tersebut, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) masuk kedalam 20 besar urutan perguruan tinggi yang PKM lolos didanai terbanyak. UMM berada pada urutan ke-10 dengan total proposal yang didanai sebanyak 102 proposal. Selain itu, UMM merupakan kampus swasta yang berada di urutan nomor 1 untuk pendanaan proposal PKM terbanyak. Peraihan UMM sehingga dapat melejit seperti tahun ini adalah berkat usaha dan kerja keras dari berbagai pihak baik itu pimpinan, bidang kemahasiswaan, dosen, mahasiswa, maupun program studi. Program studi Pendidikan Matematika menyumbang 4 proposal PKM yang berhasil lolos didanai. Proposal pertama dengan skim PKM-PM (Pengabdian Kepada Masyarakat) berjudul “Pemberdayaan Karang Taruna untuk Pendirian Kampung Budaya Jaranan dan Reog” yang diketuai oleh Rizky Devi Aprilia dengan dosen pembimbing Ibu Anis Farida Jamil, M.Pd. Dua proposal yang lolos dengan skim PKM-RSH (Riset Sosial Humaniora), pertama berjudul “Efektivitas Virtual Reality Berbasis Ethnomatika Untuk Meningkatkan Kemampuan Spasial Siswa” dengan ketua Hanna Latifah dan dosen pembimbing Bapak Adi Slamet Kusumawardana, M.Si.  PKM-RSH kedua berjudul “Eksplorasi Relational Thinking Skill dalam Penyelesaian Masalah Transformasi Geometri Virtual Melalui Aplikasi Berbasis Android” dengan ketua Sahrul Ramadhan dan dosen pembimbing Ibu Siti Khoiruli Ummah, M.Pd. Proposal keempat dengan skim PKM-KC (Karsa Cipta) dengan judul “Smart Sensor Irrigation System sebagai Pintu Pengairan Sawah Otomatis” yang diketuai oleh Saifulla Amin dan dosen pembimbing Ibu Minatun Nadlifah, M.Pd. Raihan proposal PKM Prodi Pendidikan Matematika yang didanai ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Sudah dua periode PKM prodi pendidikan matematika berhasil menuju PIMNAS walau belum bisa menjuarai PIMNAS. Pada tahun ini besar harapan, Prodi Pendidikan Matematika UMM bisa masuk kembali pada ajang PIMNAS dan berhasil juara dengan keempat jagoan proposal PKM yang telah berhasil didanai tersebut. Selamat untuk prodi dan mahasiswa pendidikan matematika UMM yang telah berjuang dan semangat terus sampai menjadi juara.

SIAP MENERAPKAN MBKM, PRODI PENDIDIKAN MATEMATIKA UMM MENGUSUNG PROGRAM ASIK+

Malang – Seperti yang telah diketahui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim meluncurkan kebijakan baru untuk perguruan tinggi pada Januari 2020 lalu yang dikenal dengan “Merdeka Belajar – Kampus Merdeka” atau yang disingkat dengan MBKM. Terdapat empat program utama pada kebijakan MBKM ini, yaitu kemudahan pembukaan program studi baru, perubahan sistem akreditasi perguruan tinggi, kemudahan perguruan tinggi negeri menjadi PTN berbadan hukum, dan hak belajar bagi mahasiswa untuk mengambil tiga semester diluar program studinya. Merujuk pada Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) dalam rangka peningkatan mutu pembalajaran dan lulusan perguruan tinggi, konsep MBKM ini mengajak perguruan tinggi di Indonesia untuk membangun rencana strategis dalam mempersiapkan kompetensi mahasiswa secara matang untuk memenuhi kebutuhan zaman. Lebih lanjut pada permendikbud nomor 3 tahun 2020 pasal 15 ayat 1 menyebutkan terdapat delapan bentuk kegiatan pembelajaran MBKM yaitu pertukaran pelajar, magang/praktik kerja, asistensi mengajar di satuan pendidikan, penelitian/riset, proyek kemanusiaan, kewirausahaan, studi/proyek independen, dan membangun desa/ KKN tematik. Mengacu pada program tersebut, Prodi Pendidikan Matematika UMM mengusung Program ASIK+ sebagai implementasi MBKM. Apa itu Program Asik+? Kaprodi Pendidikan Matematika UMM menjelaskan, ASIK+ merupakan singkatan dari Asistensi magang skripSI dan Kkn sedangkan + (plus) yang dimaksud adalah program insidental atau program yang setara dengan kegiatan MBKM, dapat dikonversi ke dalam mata kuliah. Berdasarkan hal tersebut, Prodi pendidikan Matematika mengambil empat bentuk kegiatan sebagai paket program yaitu asistensi mengajar di satuan pendidikan, magang, skripsi atau riset, dan KKN. Keempat kegiatan tersebut dapat dipilih mahasiswa dan dilakukan terutama di satuan pendidikan yang sudah memiliki MoU dengan Prodi Pendidikan Matematika UMM. “Namun, tidak menutup kemungkinan mahasiswa dapat mengambil bentuk kegiatan lain atau program kegiatan di luar MBKM, maka ini yang kami sebut plus pada Program ASIK+ tersebut. Jika plus banyak, maka program ini bisa menjadi Program ASIK++ “, tutur P. Mahfud selaku Kaprodi Pendidikan Matematika. “sebagai contoh, salah satu mahasiswa kami yang bernama Nurlaily Rahmatika diterima pada Program Bangkit yang dilaksanakan oleh Kemendikbud dan hal tersebut dapat diakui sebagai kegiatan belajar mahasiswa di luar prodi yang setara dengan jumlah sks tertentu”, lanjutnya. Prosedur yang harus dilakukan mahasiswa yang akan mengambil Program ASIK+ini yaitu mahasiswa mendaftar sesuai dengan persyaratan, membuat proposal kegiatan dan mempresentasikannya untuk uji kompetensi dan kelayakan program, jika sudah layak maka akan ditentukan dosen pembimbing dan penandatanganan perjanjian pelaksanakan program dan pembelakan, mahasiswa melaksanakan program, selanjutnya jika program telah selesai maka akan dikonversi nilai ke mata kuliah tertentu yang bersesuaian yang disepakati dan ditetapkan sebelumnya. Kaprodi berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kegiatan MBKM ini dengan baik bahkan apapun programnya mahasiswa dapat mengambil skripsi atau riset di kegiatan belajar mereka, atau yang disebut KISS (Karya Ilmiah Setara Skripsi) yang telah diusung oleh prodi selama dua tahun terakhir, dan KISS ini telah diberitakan sebelumnya. Dimana program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa walaupun semester muda dapat melakukan riset dan jika dapat publish pada jurnal minimal terakreditasi sinta 3 maka dapat disetarakan dengan skripsi. P. Mahfud juga menjelaskan bahwa terdapat sistem saving nilai pada kegiatan belajar MBKM, khususnya Program ASIK+ ini. Diharapkan program ini dapat memfasilitasi kemerdekaan belajar mahasiswa sesuai dengan konsep belajar yang diusung oleh Bapak Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim.   Ditulis oleh: AFJ

Melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat, Prodi Pendidikan Matematika Mengadakan Workshop Penguasaan Aplikasi Matematika Bagi Guru SMP

Malang, 26 Agustus 2020 – Meskipun dalam masa pandemi, prodi pendidikan matematika tetap produktif dengan melaksanakan kegiatan workshop penguasaan aplikasi matematika bagi guru-uru matematika SMP. Kegiatan ini merupakan bentuk dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diketuai oleh dosen pendidikan matematika. Adi Slamet Kusumawardana, M.Si, sekretaris prodi sekaligus ketua pada kegiatan ini beranggotakan Anis Farida Jamil, M.Pd dosen pendidikan matematika, dan Ali Sofyan Kholimi, M.Kom dosen prodi informatika. Peserta workhsop ini adalah guru matematika dari dua SMP yaitu SMP Muhammadiyah 6 Dau dan SMP Diponegoro Batu. Guru dituntut untuk dapat mengikuti perkembangan teknologi apalagi dalam situasi pandemi saat ini dimana pembelajaran dilaksanakan semua secara online.Guru yang tidak menguasai perkembangan teknologi akan kesulitan dan tidak dapat melaksanakan pembelajaran dengan baik. Guru harus bisa memanfaatkan platform pembelajaran online yang terbaik sesuai kondisi sekolahnya masing-masing. Selain itu, Matematika adalah mata pelajaran yang menuntut guru dapat menguasai aplikasi-aplikasi yang membantu dalam menuliskan simbol, menggambar grafik, diagram, bangun datar, bangun ruang dan sebagainya. Hal tersebut yang mendasari pentingnya kegiatan workshop ini diselenggarakan bagi guru matematika. Terdapat 4 aplikasi yang diajarkan pada kegiatan workshop ini antara lain 1) penggunaan platform pembelajaran Mentimeter dengan pemateri Rizal Dian Azmi, M.Sc, 2) penggunaan aplikasi fx-draw 6 dalam pengembangan bahan ajar matematika dengan pemateri Anis Farida Jamil, M.Pd dan Adi Slamet, M.Si, 3) penggunaan aplikasi GeoGebra dalam pembelajaran dengan pemateri Zukhrufurrohmah, M.Pd dan Ali Sofyan Kholimi, M.Kom, dan 4) mengenal aplikasi Microsoft Mathematics. Kegiatan ini dilakukan secara luring dengan bertempat di ruang dosen prodi pendidikan matematika UMM kampus 3. Hal tersebut tetap secara luring karena permintaan guru-guru sendiri, dan keefektifan pelaksanaan kegiatan workshop dengan tidak meninggalkan segala aturan protokol kesehatan. Kegiatan ini memiliki luaran berupa bahan ajar yang dikembangkan oleh guru-guru peserta workshop dengan memanfaatkan aplikasi matematika yang sudah mereka pelajari tersebut. Harapan kegiatan ini adalah guru dapat dengan mudah mengembangkan bahan ajar yang baik dengan memanfaatkan aplikasi matematika tersebut. “Dulu manual saya membuat gambar-gambar bangun datar di Word, wah ternyata sekarang mudah sekali ya dengan tau aplikasi-aplikasi matematika ini”, ujar salah satu guru peserta workshop. Kegiatan workshop diakhiri dengan pengisian angket online oleh guru tentang respon, saran, ataupun kritik mereka setelah mengikuti kegiatan ini.

Prodi Pendidikan Matematika Mengadakan Kompetisi Keterampilan Komputer: Pintar Matematika juga Pintar Komputasi? Kenapa Tidak!

Malang- 25 Juni 2020, Prodi Pendidikan Matematika, FKIP, UMM, kembali membuat gebrakan baru dengan mengadakan kompetisi keterampilan komputer bagi siswa-siswa SMA/SMK sederajat di Jawa Timur. Even ini merupakan bentuk apresiasi kepada sekolah-sekolah mitra prodi Pendidikan Matematika pada program kerjasama Setara D1 Komputer. Pendidikan Matematika kok malah mengadakan kompetisi IT sih? Nah, agar tidak bersangka-sangka, Prodi Pendidikan Matematika memiliki kecirian yang biasanya mahasiswa menyebutkannya sebagai “MatKom” yang merupakan singkatan dari Matematika Komputasi. Mahasiswa di Prodi Pendidikan Matematika UMM tidak hanya diajarkan tentang matematika dan pendidikan saja namun juga kemampuan komputasi setara Diploma 1. Hal ini dilakukan mengingat saat ini perkembangan IT sungguh pesat dan mahasiswa dibekali kemampuan ini untuk bekal mereka menempuh dunia kerja nanti. Kompetisi Keterampilan Komputer ini mengusung tema “Asah Kreativitas IT di Masa Pandemi”. Terdapat 8 finalis yang mempresentasikan karyanya dan 3 juri yang merupakan dosen Pendidikan Matematika pengampu mata kuliah desain grafis, desain web, dan media pembelajaran. Penilaian yang objektif dilakukan tidak hanya oleh 3 juri tersebut, namun juga terdapat sekitar 100 juri pendamping yang berasal dari mahasiswa prodi Pendidikan Matematika. Kedepalan finalis tersebut mempresentasikan karyanya sesuai urutan yang ditentukan host. Juara 1 Pemenang kegiatan ini berasal dari SMK Muhammadiyah 1 Nganjuk atas nama M. Alif Bastomi. Alif membuat aplikasi website untuk PPDB online bagi calon siswa SMKM 1 Nganjuk. Juara 2 dimenangkan oleh Muhammad Desta Ardhiansah dari SMA Muhammadiyah 2 Ngawi. Desta membuat poster himbauan untuk mencegah penularan covid-19. Sedangkan juara 3 diraih oleh Bariza Arfadillah Abqariy dari SMAM 1 Panji Situbondo. Bariza membuat video yang bertujuan mengedukasi masyarakat tentang Covid-19.   Tidak hanya 3 juara yang diberikan apresiasi oleh Prodi Pendidikan Matematika, tetapi kelima peserta lainnya juga mendapatkan apresiasi yang terbagi menjadi 5 kategori yaitu karya teorisinil yang diraih oleh Fatya Arta Septiani dari SMK Muhammadiyah 9 Wagir. Kategori Desain Media Terfavorit diraih oleh Rachmadi Suryono Adi Putra dari MAM 1 Plus Malang. Kategori Konten terfavorit diraih oleh Novi Widyawati dari SMA Islam Batu. Kategori Karya Terinofatif diraih oleh Fadhillah Anjany dari MAM 1 Plus Malang. dan Kategori Presenter Terfavorit diraih oleh Reza Yuswa Rochim dari SMKM 5 Kepanjen. Kegiatan ini diharapkan dapat mewadahi dan meningkatkan prestasi penerus bangsa. Dan mengenalkan lebih jauh Prodi Pendidikan Matematika UMM “Harapannya, akan ada kompetisi lanjutan yang diikuti bukan hanya oleh sekolah mitra namun juga oleh berbagai sekolah di Indonesia”, ujar Ibu Arif Hidayatul Khusna selaku Ketua Panitia Kegiatan Kompetisi IT ini. (*AFJ)

Hanya dengan 6 Semester, Mahasiswi Pendidikan Matematika ini Lulus Skripsi Melalui KISS

Malang- Mahasiswa mana yang tidak ingin lulus tepat waktu 8 semester bahkan bisa sebelum itu. Hal tersebut bukan suatu kemustahilan dapat diperoleh mahasiswa di Prodi Pendidikan Matematika, FKIP, UMM. Anggia Putri Aliyanti, salah satu contohnya. Mahasiswi angkatan tahun 2017 ini lulus skrispi pada semester 6 melalui program KISS. Anggia berhasil menerbitkan artikel hasil penelitiannya yang berjudul “Analisis Kesalahan Representasi Simbolik dalam Menyelesaikan Soal High Order Thinking Skill”. Tidak asal-asalan, artikel tersebut terbit pada jurnal Aksioma yang berpredikat Sinta 2 (S2). KISS yang merupakan singkatan dari Karya Ilmiah Setara Skripsi ini merupakan gebrakan terbaru yang dilakukan oleh Prodi Pendidikan Matematika untuk memfasilitasi mahasiswa dalam percepatan penyelesaian tugas akhirnya melalui penyetaraan karya ilmiah. Artinya mahasiswa dapat menyelesaikan tugas akhirnya bukan dengan skripsi namun dengan karya ilmiah. Karya ilmiah yang dapat diekuivalensi setara skripsi terbagi menjadi tiga kategori. Dua kategori berupa publikasi artikel ilmiah di jurnal, yakni artikel ilmiah yang memperoleh LoA (Letter of Acceptance) dari jurnal nasional terakreditasi minimal peringkat 3 (S3) atau artikel ilmiah yang memperoleh LoA (Letter of Acceptance) dari jurnal internasional terindeks. Jika kesulitan menyusun artikel penelitian di jurnal, maka kategori ketiga ini tidak berbasis artikel jurnal. “Jadi mahasiswa yang memperoleh juara 1, 2, atau 3 di tingkat nasional atau internasional di bidang Pendidikan Matematika, misalnya PKM, LKTI, olimpiade, atau yang sejenisnya yang mengharumkan nama Prodi Pendidikan Matematika FKIP UMM juga termasuk dalam KISS ini. Tentu itu harus dibuktikan dengan sertifikat, piagam, atau sejenisnya. Nah, khusus yang ini, karena sudah memenangkan lomba, artikelnya tidak wajib dipublikasikan,” ungkap Dr. Moh. Mahfud Efendi, M.M, Ketua Prodi Pendidikan Matematika. Walaupun tidak dengan menyusun skripsi namun pelaksanaan penelitian dan penyusunan artikel tetap berada di bawah pembimbingan dosen. Artikel yang sudah dipublikasikan juga tetap dipertanggungjawabkan di hadapan dosen penguji. “Program KISS ini merupakan sebuah upaya untuk mengapresiasi kemampuan dan karya mahasiswa kita. Ini juga bentuk ikhtiar kita memfasilitasi mahasiswa-mahasiswa kita yang berprestasi untuk lulus lebih cepat. Namun, pelaksanaannya tetap terukur. Ada prosedurnya,” tambahnya.   (ditulis oleh AFJ)

Kesan Webinar Maraton Math di Hari Terakhir: Semakin Cinta Matematika dan Islam

22 Mei 2020, Jumat adalah hari terakhir webinar maraton yang diselenggarakan oleh Prodi Pendidikan Matematika. Lima webinar diadakan berturut-turut mulai dari hari selasa sampai jumat. Dan di hari terakhir ini, webinar dilaksanakan dua sesi yakni pagi pukul 10.00 dan sore pukul 16.00 WIB. Pemateri pada sesi 1 merupakan majelis keilmuan PCIM (Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah) Pakistan yang bernama Fajar Islami Human, S.Ag. Moderator sesi 1 ini adalah Rizal Dian Azmi, M.Sc yang merupakan dosen prodi Pendidikan Matematika UMM. Webinar sesi 1 ini mengangkat tema “Jika Ramadhan Berlalu”. Tema tersebut sangat tepat karena saat ini Ramadhan kurang 2 hari lagi. Bapak Fajar mengajarkan bagaimana agar mendapatkan ampunan di bulan Ramadhan ini dan apa yang lebih baik kita lakukan jika ramadhan sudah berlalu. Amalan yang harus dilakukan pada hari-hari terakhir bulan Ramadhan ini adalah memperbanyak istighfar dan bertaubat dari hati yang paling dalam. Mempertahankan melakukan hal-hal yang baik setelah Ramadhan berlalu. Peserta yang mencapai 150 orang inipun berbondong-bondong memberikan kesannya pada IG prodi math bahwa mereka mendapatkan banyak pencerahan terutama tentang beribadah di bulan puasa karena kegiatan webinar ini. Sedangkan pada sesi sore harinya, sesi kedua webinar dengan pemateri Sekretaris Majlis Tarjih Tajdid PCIM Mesir bernama Fathu Rabbani, Lc. yang dimoderatori oleh Adi Slamet Kusumawardana, M.Si yang merupakan sekretaris prodi Pendidikan Matematika UMM. Pada kajian kedua ini semakin memperkuat pengetahuan peserta webinar bahwa sesungguhnya Matematika dan Islam saling berkaitan.Contoh-contoh keterkaitan matematika dan Islam dipaparkan cukup banyak oleh Bapak Fathu. Ayat-ayat Al-Quran dikaji dan banyak didapati teori-teori matematika di dalamnya. Hal ini semakin membuka pengetahuan peserta webinar yang kebanyakan mahasiswa pendidikan matematika untuk semakin mencintai matematika. Nantikan kembali webinar lanjutan yang InshaAllah akan diadakan kembali. Salam Matematika dan Islam. Jangan lupa Follow IG Math untuk memperoleh informasi-informasi terbaru kami.

Tak Kalah Ramai Webinar Maraton Math Hari Kedua dan Ketiga

Malang -Peserta Webinar Math masih semangat mengikuti Webinar bertajuk Pembelajaran Matematika dan Islam. Ditunjukkan dengan antusiasme peserta untuk mengikuti kegiatan ini di hari kedua dan ketiga, tanggal 20 Mei 2020 dan 21 Mei 2020 berturut-turut. Jumlah peserta di hari kedua sebanyak 137 audience dan hari ketiga sebanyak 132 audience. Pemateri webinar kedua yang bertema “Islamisasi Pendidikan Matematika dan Pembelajaran Matematika Daring yang Menarik” ini adalah seorang kandidat PhD dari University Teknologi Malaysia pada jurusan School of Education. Beliau bernama Muhammad Ammar Naufal, S.Pd, M.Ed. Sedangkan moderatornya adalah Ibu Siti Khoruli Ummah, M.Pd selaku dosen Prodi Pendidikan Matematika UMM sekaligus ketua pelaksana kegiatan webinar maraton ini. Materi yang disampaikan oleh Bapak Ammar ini sungguh menarik. Peserta dibukakan pemikiran bahwa Matematika dan Islam adalah dua hal yang terikat satu sama lainnya. Matematika yang saat ini dianggap oleh sebagian siswa sebagai pelajaran yang sulit karena tidak mengetahui makna bahwa matematika itu sendiri ada di alam dan kehidupan sehari-hari mereka. Sebagai contoh hadis Bukhari dan Muslim, Rabb kita turun ke langit dunia setiap malam yaitu ketika sepertiga malam terakhir, Allah berfirman “Barangsiapa yang berdoa kepadaKu niscaya akan aku kabulkan. Barang siapa meminta kepadaKu niscaya akan aku penuhi, dan barangsiapa yang memohon ampun kepadaKu niscaya aku ampuni”. “Bagi seseorang yang tidak memahami matematika yaitu pecahan, dia tidak akan tahu kapankah sepertiga malam itu. Begitulah salah satu contoh bahwa matematika dan Islam itu berkaitan”, Jelas Bapak Ammar. Beliau juga menegaskan bahwa dengan pendidikan matematika bukan hanya bertujuan untuk mencari pekerjaan atau uang namun untuk menerapkan nilai-nilai Islam yang terkandung didalamnya pada kehidupan sehari-hari. Sama halnya dengan webinar hari pertama, kegiatan ini dilakukan secara dua arah. Terdapat kegiatan interaktif yang dilakukan oleh peserta yakni berupa pengisian angket yang diberikan oleh pemateri. Angket tersebut bertujuan membawa peserta webinar untuk ikut menyadari bahwa matematika ada disekitar kita. Tak kalah menarik, webinar ketiga bertajuk “Kuliah Daring: Antara Tantangan dan Harapan” dengan pemateri Ibu Rahmatya Nurmeidina, M.Pd yang merupakan Ketua Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Banjarmasin. Dan moderatornya adalah Ibu Reni Dwi Susanti, M.Pd dosen Pendidikan Matematika UMM. Materi pada webinar ketiga ini mengupas kondisi pembelajaran pada pandemi covid-19 saat ini yang harus dilakukan secara daring. Ibu Rahmatya menjelaskan berbagai hasil penelitian tentang pembelajaran daring, kesulitan maupun ide kreatif yang dilakukan untuk tetap melaksanakan pembelajaran sebaik-baiknya. “Ibu Tya mewakili perasaan kami sebagai mahasiswa bahwa pembelajaran daring ini menjadi tantangan tersendiri dan berharap dosen menggunakan video tentang materi pada pembelajaran sehingga membuat kami paham” kesan salah satu audience mahasiswa. So, jangan ketinggalan ya untuk webinar math besok. Hari terakhir yang akan ditayangkan dalam dua sesi. Dan tak kalah menarik. Info lebih lanjut simak IG @math_umm.  

Sosiograph dalam Pembelajaran Matematika: Webinar Math Hari Pertama Sukses Dilaksanakan

Selasa- 19 Mei 2020. Pandemi Covid-19 masih belum berakhir namun hal ini bukan menjadi halangan bagi Prodi Pendidikan Matematika untuk tetap berkarya. Sebagai bentuk kepatuhan terhadap peraturan pemerintah untuk beraktivitas di rumah, Prodi Pendidikan Matematika melaksanakan seminar secara online/ daring yang sering disebut sebagai Webinar. Webinar math sedianya direncanakan dalam empat hari kedepan. Webinar pertama dilaksanakan pada hari ini Selasa 19 Mei 2020. Adapun tema yang diangkat adalah Sosiograph: Jalur Persahabatan dalam Kelas Matematika. Pemateri pada webinar 1 ini adalah Bapak Dr. Sri Adi Widodo, M.Pd yang merupakan dosen Pendidikan Matematika Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, yang dimoderatori oleh Ibu Arif Hidayatul Khusna, M.Pd selaku dosen Pendidikan Matematika UMM. Sosiograph yang awalnya merupakan research untuk melihat jejaring di dunia IT yaitu jaringan persahabatan pada dunia virtual, oleh Bapak Dr. Sri Adi Widodo diterapkan dalam konteks pembelajaran matematika. Dengan melihat jalur persahabatan pada kelas matematika, sosiograph ini dapat digunakan oleh guru sebagai referensi dalam menentukan pembagian kelompok siswa/mahasiswa dan memilih metode pembelajaran yang tepat. Webinar ini tidak hanya berjalan satu arah dari pemteri kepada peserta namun juga terdapat kegiatan interaktif, dimana peserta langsung diajak berinteraksi dalam mengisi form dan langsung dipraktekkan bentuk sosiograph yang terjadi. Sedianya target kuota peserta yang kami sediakan adalah 150 peserta namun karena banyaknya permintaan untuk mengikuti webinar ini maka peserta kami ijinkan sampai mencapai 202 peserta. Peserta terdiri dari mahasiswa, guru, maupun dosen dari berbagai daerah. Sampai dengan satu jam kegiatan berlangsung, webinar yang dikomandani oleh Ibu Siti Khoiruli Ummah, M.Pd ini sukses dilaksanakan. Jangan lupa untuk mengikuti webinar selanjutnya ya. Silahkan kunjungi IG prodi Pendidikan Matematika UMM: @math_umm untuk informasi lebih lengkap.   ditulis oleh AFJ