Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Dalam menyambut bulan suci Ramadan, segenap civitas akademika Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Malang mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh umat Muslim. Ramadan menjadi momen istimewa yang penuh makna untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak amal kebaikan, serta memperkuat nilai kesabaran dan keikhlasan. Di tengah aktivitas akademik, bulan suci ini juga menjadi ruang refleksi untuk memperbaiki diri dan menata kembali tujuan hidup. Semoga Ramadan kali ini menghadirkan keberkahan, kedamaian, serta semangat baru dalam menuntut ilmu dan menggapai prestasi. Dengan hati yang lebih tenang dan penuh harapan, setiap langkah diharapkan membawa kebaikan dan kebermanfaatan. Mari jadikan Ramadan sebagai momentum untuk tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.

Mendorong Pembelajaran Mendalam, Pendidikan Matematika UMM Gelar Pelatihan Proyek Interdisipliner di SMA Muhammadiyah 1 Malang

Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Malang kembali memperkuat perannya dalam mendiseminasikan inovasi pembelajaran kepada sekolah mitra melalui program “Mendorong Pembelajaran Mendalam: Pelatihan Guru untuk Merancang Proyek Interdisipliner dalam Pembelajaran Matematika”. Kegiatan ini dilaksanakan pada 8 Januari 2026 dan bertempat di SMA Muhammadiyah 1 Malang. Pelatihan ini diisi oleh dua narasumber dari Pendidikan Matematika UMM, yaitu Dr. Reni Dwi Susanti, M.Pd dan Drs. Hendarto Cahyono, M.Si, yang membahas secara komprehensif strategi merancang proyek pembelajaran matematika yang terintegrasi dengan disiplin ilmu lain. Dalam sesi pemaparannya, Dr. Reni Dwi Susanti menekankan bahwa pembelajaran mendalam (deep learning) dalam matematika tidak cukup dicapai melalui latihan soal semata, melainkan melalui pengalaman belajar yang menantang siswa untuk berpikir, mengaitkan konsep, serta memecahkan masalah lintas konteks. Pendekatan proyek interdisipliner dinilai mampu membantu siswa melihat matematika sebagai alat berpikir yang relevan dengan berbagai bidang kehidupan. Sementara itu, Drs. Hendarto Cahyono, M.Si menyoroti pentingnya kolaborasi antarbidang dalam merancang proyek pembelajaran. Menurutnya, integrasi matematika dengan mata pelajaran lain—seperti sains, ekonomi, atau teknologi—dapat meningkatkan pemahaman konsep sekaligus menumbuhkan keterampilan berpikir tingkat tinggi dan kreativitas siswa. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pendidikan Matematika UMM dalam mendorong transformasi pembelajaran matematika di sekolah menengah agar lebih kontekstual, bermakna, dan berorientasi pada penguatan kompetensi abad ke-21. Melalui pelatihan ini, guru tidak hanya diperkenalkan pada konsep pembelajaran mendalam, tetapi juga didampingi dalam menyusun contoh rancangan proyek yang dapat langsung diterapkan di kelas. Pelatihan berlangsung secara interaktif melalui diskusi, berbagi praktik baik, serta eksplorasi ide proyek interdisipliner yang relevan dengan kurikulum dan karakteristik peserta didik di SMA. Antusiasme peserta tampak dari aktifnya guru dalam berdiskusi dan mengaitkan materi pelatihan dengan pengalaman mengajar mereka sehari-hari. Melalui kegiatan ini, Pendidikan Matematika UMM berharap dapat memperluas diseminasi praktik pembelajaran inovatif sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam membangun pembelajaran matematika yang mendorong pemahaman mendalam dan berkelanjutan.

Pendidikan Matematika UMM Dorong Kompetensi Abad 21 Guru melalui Pelatihan Desain Proyek Pembelajaran Matematika Berbasis 6C

Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Malang terus memperkuat perannya dalam menjembatani kajian akademik dengan praktik pembelajaran di sekolah melalui kegiatan Pelatihan Desain Proyek Pembelajaran Matematika Berbasis 6C untuk Meningkatkan Kompetensi Abad 21. Kegiatan ini dilaksanakan pada 8 Januari 2026 dan bertempat di SMP Muhammadiyah 1 Malang. Pelatihan ini menghadirkan Prof. Dr. Moh. Mahfud Effendi sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya pergeseran paradigma pembelajaran matematika dari yang berorientasi pada hasil akhir menuju proses berpikir, kolaborasi, serta pemecahan masalah nyata melalui integrasi enam kompetensi abad ke-21 (6C). Menurut Prof. Mahfud, pembelajaran berbasis proyek memberi ruang bagi siswa untuk tidak hanya “mengerti rumus”, tetapi juga memahami makna dan kegunaan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pendekatan ini, siswa dilatih berpikir kritis, kreatif, serta mampu berkomunikasi dan bekerja sama secara efektif. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya diseminasi inovasi pembelajaran yang secara konsisten dilakukan oleh Pendidikan Matematika UMM kepada sekolah mitra. Melalui pelatihan ini, ide-ide pengembangan pembelajaran yang lahir dari dunia akademik dapat langsung diterjemahkan ke dalam praktik pembelajaran di kelas. Pandangan positif juga disampaikan oleh perwakilan guru matematika, Farida Ulfa, M.Pd. Ia menilai pelatihan ini memberikan perspektif baru bagi guru dalam merancang pembelajaran matematika yang lebih bermakna. “Selama ini pembelajaran proyek sering dianggap sulit diterapkan di matematika. Melalui pelatihan ini, kami jadi lebih paham bagaimana merancang proyek yang tetap sesuai dengan materi, tetapi juga melatih keterampilan abad 21 siswa,” ungkap Farida. Ia menambahkan bahwa pendekatan berbasis 6C sangat relevan dengan kebutuhan siswa saat ini dan dapat membantu guru keluar dari pola pembelajaran yang terlalu prosedural. Pelatihan dikemas secara interaktif melalui diskusi, contoh desain proyek, serta refleksi bersama yang mendorong guru untuk langsung mengaitkan materi matematika dengan konteks pembelajaran di sekolah masing-masing. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif guru dalam sesi diskusi dan berbagi pengalaman mengajar. Melalui kegiatan ini, Pendidikan Matematika UMM berharap diseminasi praktik pembelajaran inovatif dapat terus diperluas, sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam membangun pembelajaran matematika yang adaptif terhadap tantangan abad ke-21.

Dari Malang ke Phnom Penh: Dosen Pendidikan Matematika UMM Dorong Inovasi STEAM di Sekolah Komunitas Kamboja

Komitmen penguatan pendidikan lintas negara kembali ditunjukkan oleh Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui kegiatan pengabdian masyarakat di Sekolah Bersepadu Musa-Asiah (SEPAMA), Phnom Penh, Kamboja. Kegiatan ini dilaksanakan secara langsung oleh Dr. Reni Dwi Susanti, M.Pd, bersama Prof. Moh. Mahfud Effendi, M.M, dengan sasaran utama guru-guru di sekolah komunitas tersebut. Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh kondisi pembelajaran yang masih didominasi pendekatan konvensional, khususnya pada pembelajaran matematika. Guru-guru di SEPAMA memiliki semangat dan komitmen yang tinggi, namun masih menghadapi keterbatasan akses terhadap pelatihan pedagogis dan pemanfaatan teknologi pembelajaran. Melalui kegiatan ini, tim pengabdian berupaya memperkenalkan pembelajaran berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) yang dipadukan dengan teknologi digital secara sederhana dan kontekstual. Dalam pelaksanaannya, Dr. Reni Dwi Susanti memberikan pendampingan kepada guru dalam merancang pembelajaran yang lebih interaktif dan relevan dengan kehidupan siswa. Guru dikenalkan pada berbagai strategi pembelajaran berbasis proyek serta pemanfaatan media digital untuk membantu visualisasi konsep dan meningkatkan keterlibatan siswa di kelas. Kegiatan berlangsung dalam suasana dialogis, di mana guru tidak hanya menerima materi, tetapi juga aktif berbagi pengalaman dan tantangan yang mereka hadapi selama mengajar. Kepala Sekolah Bersepadu Musa-Asiah menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, pelatihan dan pendampingan yang diberikan sangat membantu guru dalam membuka wawasan baru tentang pembelajaran yang lebih kreatif dan bermakna. Ia juga menekankan bahwa kegiatan seperti ini penting bagi sekolah komunitas, terutama dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di tengah keterbatasan sarana. Hasil kegiatan menunjukkan respons yang positif dari para guru. Beberapa guru mulai menyadari pentingnya mengaitkan materi pembelajaran dengan konteks kehidupan siswa dan mencoba memanfaatkan media digital secara bertahap. Meskipun implementasi penuh masih memerlukan pendampingan lanjutan, kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun budaya pembelajaran yang lebih inovatif di lingkungan sekolah. Selain pelatihan, kegiatan ini juga menghasilkan modul dan rancangan pembelajaran sederhana yang dapat digunakan guru sebagai referensi. Ke depan, hasil kegiatan ini akan dikembangkan lebih lanjut dalam bentuk publikasi ilmiah sebagai bagian dari diseminasi praktik baik pengabdian masyarakat. Melalui kegiatan ini, FKIP UMM menegaskan perannya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga pada level internasional. Kolaborasi dengan sekolah komunitas di Kamboja ini diharapkan dapat menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan dalam pengembangan pendidikan yang inklusif dan bermakna.

Pendidikan Matematika UMM Dorong Pembelajaran STEAM Kontekstual di SEPAMA Kamboja

Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Sekolah Berspadu Musa–Asia (SEPAMA), Kamboja, pada 14–16 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya internasionalisasi pengabdian sekaligus kontribusi nyata UMM dalam penguatan kualitas pembelajaran di sekolah mitra luar negeri. Kegiatan pengabdian ini mengusung tema penguatan kompetensi guru melalui pembelajaran STEAM kontekstual, yang dirancang khusus untuk menjawab tantangan pembelajaran di sekolah daerah. Melalui pendekatan ini, guru didorong untuk mengintegrasikan pembelajaran lintas mata pelajaran, pembelajaran berbasis proyek, serta pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar yang bermakna bagi siswa. Kegiatan diisi oleh Prof. Moh Mahfud Effendi, M.M. dan Dr. Reni Dwi Susanti, M.Pd., yang menyampaikan materi terkait konsep STEAM, perancangan pembelajaran berbasis proyek sederhana, serta pendampingan implementasi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa SMP di daerah. Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan berlangsung dalam bentuk lokakarya, diskusi, dan pendampingan langsung kepada guru. Pelaksanaan kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat baik dari pihak sekolah mitra. Kepala Sekolah SEPAMA, Ly Aminas, bersama jajaran pimpinan dan guru, terlibat aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan. Dukungan dan keterlibatan langsung dari pihak sekolah menjadi faktor penting yang menunjang kelancaran serta efektivitas program pengabdian. Selain itu, kesempatan dan fasilitasi kegiatan ini tidak terlepas dari peran Mohamad Zain Musa, selaku President SEPAMA, yang memberikan ruang, dukungan, dan fasilitas selama kegiatan berlangsung. Dukungan tersebut memungkinkan tim pengabdi dan guru mitra berinteraksi secara intensif dalam suasana kolaboratif dan terbuka. Selama kegiatan, guru SEPAMA menunjukkan antusiasme tinggi dan keterlibatan aktif, terutama saat merancang dan mendiskusikan contoh proyek pembelajaran yang sederhana dan kontekstual. Pendekatan STEAM yang disederhanakan dinilai membantu guru memahami bahwa pembelajaran inovatif tidak selalu membutuhkan fasilitas teknologi yang kompleks, tetapi dapat dimulai dari aktivitas sehari-hari di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, Pendidikan Matematika UMM berharap dapat memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan serta mendorong terciptanya pembelajaran yang lebih kontekstual, bermakna, dan berkelanjutan di sekolah mitra. Kegiatan pengabdian ini juga menjadi langkah awal bagi kolaborasi lanjutan dalam pengembangan pembelajaran dan penelitian berbasis praktik pendidikan di tingkat internasional.

International Islamic University Malaysia (IIUM) – Kesepakatan MoU dan MoA dengan Pendidikan Matematika UMM dalam Bidang Tridharma Perguruan Tinggi

Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjalin kesepakatan kerja sama dengan International Islamic University Malaysia (IIUM) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA). Kerja sama ini difokuskan pada penguatan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, yang meliputi bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kesepakatan tersebut menjadi langkah strategis dalam upaya internasionalisasi program studi serta peningkatan kualitas akademik di lingkungan Pendidikan Matematika UMM. Dalam bidang pendidikan, kerja sama ini membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan kurikulum, kegiatan akademik bersama, serta pertukaran pengetahuan dan pengalaman antar dosen maupun mahasiswa. Pada bidang penelitian, kedua institusi bersepakat untuk mendorong riset kolaboratif dan publikasi ilmiah bersama. Sementara itu, pada bidang pengabdian kepada masyarakat, kerja sama diarahkan pada pelaksanaan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat secara berkelanjutan. Melalui kesepakatan MoU dan MoA ini, diharapkan sinergi antara Pendidikan Matematika UMM dan IIUM dapat terus berkembang serta berkontribusi positif dalam penguatan mutu pendidikan tinggi di tingkat internasional.

Penjajakan Kerja Sama antara Program Studi Matematika UMM dan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur

Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan kegiatan penjajakan kerja sama dengan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Kegiatan ini bertujuan untuk membuka peluang kolaborasi di bidang pendidikan, khususnya dalam pengembangan akademik, peningkatan kualitas pembelajaran, serta pertukaran pengalaman dan wawasan antar lembaga pendidikan Indonesia di tingkat internasional. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak berdiskusi mengenai potensi kerja sama yang dapat dikembangkan, seperti program pendampingan akademik, penguatan kompetensi pendidik, serta kegiatan kolaboratif lainnya yang mendukung peningkatan mutu pendidikan. Melalui penjajakan kerja sama ini, diharapkan terjalin sinergi yang berkelanjutan antara Program Studi Matematika UMM dan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur guna mendukung visi internasionalisasi pendidikan serta memperluas jejaring akademik di tingkat global.

Eduparenting MA Muhammadiyah Jember: Sinergi Menentukan Karier Masa Depan

MA Muhammadiyah 1 Jember menyelenggarakan kegiatan Eduparenting pada Jumat, 20 Desember 2025 sebagai upaya memperkuat sinergi antara sekolah, orang tua, dan siswa dalam menentukan arah pendidikan serta karier masa depan. Eduparenting diikuti oleh siswa MA Muhammadiyah Jember beserta orang tua/wali dengan antusiasme yang tinggi. Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pemaparan materi mengenai pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak menghadapi pilihan pendidikan dan karier di era yang terus berkembang. Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang interaktif, sehingga peserta dapat menyampaikan pandangan maupun permasalahan yang dihadapi secara langsung. Melalui kegiatan Eduparenting ini, diharapkan terjalin pemahaman yang selaras antara siswa, orang tua, dan pihak sekolah dalam mendukung perencanaan karier yang matang dan berkelanjutan. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu membantu siswa mengenali potensi diri serta menentukan langkah terbaik untuk masa depan mereka.

Kuliah Tamu Pendidikan Matematika UMM Bahas Smart Assessment Berbasis AI

Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) telah menyelenggarakan kegiatan Kuliah Tamu dengan tema “Smart Assessment Design: Pengembangan Instrumen Evaluasi Pembelajaran Berbasis AI” pada Kamis, 08 Januari 2026. Kegiatan ini bertempat di Aula Teknik GKB 3 Lantai 5 dan diikuti oleh mahasiswa Pendidikan Matematika dengan antusias. Kuliah tamu ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Dr. Namirah Fatmanissa, M.Pd. dan Dr. Mayang Dintarini, M.Pd., yang menyampaikan materi terkait inovasi desain asesmen pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan pentingnya pengembangan instrumen evaluasi pembelajaran yang adaptif, objektif, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran di era digital. Pemanfaatan AI dalam asesmen dinilai mampu membantu pendidik dalam merancang evaluasi yang lebih efektif, efisien, serta mendukung peningkatan kualitas proses dan hasil belajar. Kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan mahasiswa Pendidikan Matematika UMM mengenai perkembangan asesmen pembelajaran berbasis teknologi, sekaligus menjadi bekal dalam menghadapi tantangan pendidikan di era kecerdasan buatan. Program Studi Pendidikan Matematika UMM berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan akademik yang inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman.

Penetapan Visi, Misi dan Tujuan Prodi Pendidikan Matematika UMM

Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Malang menyelenggarakan kegiatan Penetapan Visi, Misi, Tujuan (VMTS) dan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) sebagai bagian dari proses penguatan kurikulum dan arah pengembangan prodi untuk beberapa tahun ke depan. Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan FKIP UMM ini dihadiri oleh para dosen, perwakilan tim kurikulum, serta pemangku kepentingan internal lainnya. Penyusunan VMTS dan CPL dilakukan sebagai langkah strategis dalam memastikan bahwa kurikulum Prodi Pendidikan Matematika tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat, standar nasional pendidikan tinggi, serta dinamika perkembangan ilmu pengetahuan dan dunia kerja. Dalam kegiatan tersebut, para peserta berdiskusi mengenai arah pengembangan prodi, kebutuhan kompetensi lulusan, serta tantangan pendidikan matematika di masa depan. Rumusan akhir VMTS dan CPL yang disepakati diharapkan mampu menjadi pedoman jelas bagi seluruh civitas Prodi Pendidikan Matematika dalam menjalankan proses pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan ditetapkannya VMTS dan CPL terbaru, Prodi Pendidikan Matematika UMM berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas akademik serta menghasilkan calon pendidik matematika yang kompeten, inovatif, dan berdaya saing global.