Pendampingan Inovasi Pembelajaran Digital di SMAM 3 Pandaan
Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Malang melaksanakan kegiatan pendampingan inovasi pembelajaran digital di SMAM 3 Pandaan. Kegiatan ini berlangsung dengan suasana yang interaktif, menyenangkan, dan penuh semangat eksplorasi. Pendampingan ini menghadirkan pengalaman belajar teknologi yang aplikatif, mulai dari pengenalan konsep pembelajaran digital hingga praktik langsung menggunakan berbagai media seperti Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), dan Scratch. Baik guru maupun siswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam mencoba dan mengeksplorasi teknologi baru tersebut. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan wawasan baru, tetapi juga pengalaman langsung dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran. Hal ini diharapkan dapat mendorong terciptanya metode belajar yang lebih kreatif, inovatif, dan sesuai dengan perkembangan zaman. Pendampingan ini menjadi langkah awal dalam mendukung transformasi pendidikan menuju pembelajaran yang lebih menarik dan bermakna. Dengan memanfaatkan teknologi secara optimal, diharapkan proses belajar mengajar dapat semakin efektif dan menyenangkan.
Yuk Rasakan Keseruan Kuliah di Pendidikan Matematika UMM bersama MTs Negeri Kota Probolinggo
Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Malang sukses menyelenggarakan kuliah perdana program keterampilan komputer bersama siswa-siswi MTs Negeri Kota Probolinggo. Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan dipenuhi semangat belajar dari para peserta. Sejak awal kegiatan, para siswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti setiap rangkaian pembelajaran. Materi yang disampaikan pun dikemas secara interaktif, mulai dari belajar membuat animasi sederhana, mengerjakan kuis seru, hingga sesi foto bersama yang menambah keakraban suasana. Tidak hanya itu, peserta juga diajak berkeliling lingkungan kampus UMM untuk mengenal lebih dekat dunia perkuliahan. Pengalaman ini diharapkan dapat memberikan motivasi serta gambaran nyata tentang kehidupan akademik di perguruan tinggi. Melalui kegiatan ini, diharapkan ilmu yang telah diperoleh dapat bermanfaat dan menumbuhkan semangat belajar teknologi sejak dini. Program ini juga menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan literasi digital di kalangan pelajar. Kegiatan ditutup dengan harapan untuk dapat kembali bertemu dalam berbagai program edukatif menarik berikutnya.
Penyesuaian Jadwal Perkuliahan Selama Ramadan Semester Genap 2025/2026
Malang — Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, Universitas Muhammadiyah Malang melakukan penyesuaian jadwal perkuliahan untuk Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Penyesuaian ini bertujuan untuk mendukung kelancaran ibadah puasa mahasiswa tanpa mengurangi efektivitas proses pembelajaran. Jadwal perkuliahan selama Ramadan disusun lebih ringkas dengan pembagian waktu yang terstruktur, sehingga mahasiswa tetap dapat mengikuti kegiatan akademik secara optimal. Selain itu, pelaksanaan perkuliahan dilakukan secara hybrid, mengombinasikan metode luring dan daring. Hal ini memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan sekaligus menjaga produktivitas selama bulan Ramadan. Dalam jadwal tersebut juga terdapat penyesuaian waktu istirahat yang dimanfaatkan untuk pelaksanaan ibadah, seperti salat Dzuhur dan Ashar berjamaah. Dengan demikian, keseimbangan antara kegiatan akademik dan spiritual dapat tetap terjaga. Melalui kebijakan ini, diharapkan seluruh mahasiswa dapat menjalani Ramadan dengan tetap produktif, disiplin, serta mampu menjaga performa akademik. Mari jalani Ramadan dengan semangat belajar yang konsisten dan penuh keberkahan.
Semester Genap Resmi Dimulai, Saatnya Tumbuh dan Berprestasi
Semester genap di Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Malang resmi dimulai. Momentum ini menjadi awal baru bagi seluruh mahasiswa untuk kembali menata tujuan akademik dan meningkatkan semangat belajar. Dengan semangat baru, mahasiswa diharapkan mampu menjalani perkuliahan dengan lebih fokus, produktif, dan penuh motivasi. Tidak hanya dalam aspek akademik, semester ini juga menjadi kesempatan untuk mengembangkan kreativitas, berinovasi, serta aktif dalam berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan diri. Lingkungan kampus yang dinamis menjadi ruang bagi mahasiswa untuk terus belajar, berkolaborasi, dan meraih prestasi. Berbagai peluang terbuka lebar bagi mereka yang siap berusaha dan berkomitmen dalam perjalanan studinya. Mari awali semester genap ini dengan langkah yang positif dan penuh semangat untuk mencapai hasil terbaik. Selamat menjalani semester genap, saatnya belajar, berinovasi, dan berprestasi!
Stop Perundungan, Pelecehan Seksual, dan Intoleransi di Lingkungan Kampus
Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Malang menegaskan komitmennya dalam mendukung terciptanya lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk perundungan, pelecehan seksual, serta intoleransi. Lingkungan akademik yang sehat menjadi fondasi penting dalam menunjang proses pembelajaran yang optimal. Oleh karena itu, seluruh civitas akademika diajak untuk bersama-sama membangun budaya kampus yang menjunjung tinggi nilai saling menghormati, empati, dan kemanusiaan. Upaya ini tidak hanya menjadi tanggung jawab institusi, tetapi juga memerlukan kesadaran kolektif dari mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Dengan menciptakan ruang yang aman dan nyaman, diharapkan setiap individu dapat berkembang secara maksimal tanpa rasa takut atau diskriminasi. Melalui komitmen ini, Program Studi Pendidikan Matematika UMM terus berupaya menghadirkan lingkungan belajar yang positif, suportif, dan berkeadilan bagi seluruh civitas akademika. Mari bersama membangun budaya akademik yang lebih baik dan berintegritas.
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa
Dalam menyambut bulan suci Ramadan, segenap civitas akademika Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Malang mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh umat Muslim. Ramadan menjadi momen istimewa yang penuh makna untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak amal kebaikan, serta memperkuat nilai kesabaran dan keikhlasan. Di tengah aktivitas akademik, bulan suci ini juga menjadi ruang refleksi untuk memperbaiki diri dan menata kembali tujuan hidup. Semoga Ramadan kali ini menghadirkan keberkahan, kedamaian, serta semangat baru dalam menuntut ilmu dan menggapai prestasi. Dengan hati yang lebih tenang dan penuh harapan, setiap langkah diharapkan membawa kebaikan dan kebermanfaatan. Mari jadikan Ramadan sebagai momentum untuk tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.
Mendorong Pembelajaran Mendalam, Pendidikan Matematika UMM Gelar Pelatihan Proyek Interdisipliner di SMA Muhammadiyah 1 Malang
Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Malang kembali memperkuat perannya dalam mendiseminasikan inovasi pembelajaran kepada sekolah mitra melalui program “Mendorong Pembelajaran Mendalam: Pelatihan Guru untuk Merancang Proyek Interdisipliner dalam Pembelajaran Matematika”. Kegiatan ini dilaksanakan pada 8 Januari 2026 dan bertempat di SMA Muhammadiyah 1 Malang. Pelatihan ini diisi oleh dua narasumber dari Pendidikan Matematika UMM, yaitu Dr. Reni Dwi Susanti, M.Pd dan Drs. Hendarto Cahyono, M.Si, yang membahas secara komprehensif strategi merancang proyek pembelajaran matematika yang terintegrasi dengan disiplin ilmu lain. Dalam sesi pemaparannya, Dr. Reni Dwi Susanti menekankan bahwa pembelajaran mendalam (deep learning) dalam matematika tidak cukup dicapai melalui latihan soal semata, melainkan melalui pengalaman belajar yang menantang siswa untuk berpikir, mengaitkan konsep, serta memecahkan masalah lintas konteks. Pendekatan proyek interdisipliner dinilai mampu membantu siswa melihat matematika sebagai alat berpikir yang relevan dengan berbagai bidang kehidupan. Sementara itu, Drs. Hendarto Cahyono, M.Si menyoroti pentingnya kolaborasi antarbidang dalam merancang proyek pembelajaran. Menurutnya, integrasi matematika dengan mata pelajaran lain—seperti sains, ekonomi, atau teknologi—dapat meningkatkan pemahaman konsep sekaligus menumbuhkan keterampilan berpikir tingkat tinggi dan kreativitas siswa. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pendidikan Matematika UMM dalam mendorong transformasi pembelajaran matematika di sekolah menengah agar lebih kontekstual, bermakna, dan berorientasi pada penguatan kompetensi abad ke-21. Melalui pelatihan ini, guru tidak hanya diperkenalkan pada konsep pembelajaran mendalam, tetapi juga didampingi dalam menyusun contoh rancangan proyek yang dapat langsung diterapkan di kelas. Pelatihan berlangsung secara interaktif melalui diskusi, berbagi praktik baik, serta eksplorasi ide proyek interdisipliner yang relevan dengan kurikulum dan karakteristik peserta didik di SMA. Antusiasme peserta tampak dari aktifnya guru dalam berdiskusi dan mengaitkan materi pelatihan dengan pengalaman mengajar mereka sehari-hari. Melalui kegiatan ini, Pendidikan Matematika UMM berharap dapat memperluas diseminasi praktik pembelajaran inovatif sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam membangun pembelajaran matematika yang mendorong pemahaman mendalam dan berkelanjutan.
Pendidikan Matematika UMM Dorong Kompetensi Abad 21 Guru melalui Pelatihan Desain Proyek Pembelajaran Matematika Berbasis 6C
Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Malang terus memperkuat perannya dalam menjembatani kajian akademik dengan praktik pembelajaran di sekolah melalui kegiatan Pelatihan Desain Proyek Pembelajaran Matematika Berbasis 6C untuk Meningkatkan Kompetensi Abad 21. Kegiatan ini dilaksanakan pada 8 Januari 2026 dan bertempat di SMP Muhammadiyah 1 Malang. Pelatihan ini menghadirkan Prof. Dr. Moh. Mahfud Effendi sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya pergeseran paradigma pembelajaran matematika dari yang berorientasi pada hasil akhir menuju proses berpikir, kolaborasi, serta pemecahan masalah nyata melalui integrasi enam kompetensi abad ke-21 (6C). Menurut Prof. Mahfud, pembelajaran berbasis proyek memberi ruang bagi siswa untuk tidak hanya “mengerti rumus”, tetapi juga memahami makna dan kegunaan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pendekatan ini, siswa dilatih berpikir kritis, kreatif, serta mampu berkomunikasi dan bekerja sama secara efektif. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya diseminasi inovasi pembelajaran yang secara konsisten dilakukan oleh Pendidikan Matematika UMM kepada sekolah mitra. Melalui pelatihan ini, ide-ide pengembangan pembelajaran yang lahir dari dunia akademik dapat langsung diterjemahkan ke dalam praktik pembelajaran di kelas. Pandangan positif juga disampaikan oleh perwakilan guru matematika, Farida Ulfa, M.Pd. Ia menilai pelatihan ini memberikan perspektif baru bagi guru dalam merancang pembelajaran matematika yang lebih bermakna. “Selama ini pembelajaran proyek sering dianggap sulit diterapkan di matematika. Melalui pelatihan ini, kami jadi lebih paham bagaimana merancang proyek yang tetap sesuai dengan materi, tetapi juga melatih keterampilan abad 21 siswa,” ungkap Farida. Ia menambahkan bahwa pendekatan berbasis 6C sangat relevan dengan kebutuhan siswa saat ini dan dapat membantu guru keluar dari pola pembelajaran yang terlalu prosedural. Pelatihan dikemas secara interaktif melalui diskusi, contoh desain proyek, serta refleksi bersama yang mendorong guru untuk langsung mengaitkan materi matematika dengan konteks pembelajaran di sekolah masing-masing. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif guru dalam sesi diskusi dan berbagi pengalaman mengajar. Melalui kegiatan ini, Pendidikan Matematika UMM berharap diseminasi praktik pembelajaran inovatif dapat terus diperluas, sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam membangun pembelajaran matematika yang adaptif terhadap tantangan abad ke-21.
Dari Malang ke Phnom Penh: Dosen Pendidikan Matematika UMM Dorong Inovasi STEAM di Sekolah Komunitas Kamboja

Komitmen penguatan pendidikan lintas negara kembali ditunjukkan oleh Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui kegiatan pengabdian masyarakat di Sekolah Bersepadu Musa-Asiah (SEPAMA), Phnom Penh, Kamboja. Kegiatan ini dilaksanakan secara langsung oleh Dr. Reni Dwi Susanti, M.Pd, bersama Prof. Moh. Mahfud Effendi, M.M, dengan sasaran utama guru-guru di sekolah komunitas tersebut. Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh kondisi pembelajaran yang masih didominasi pendekatan konvensional, khususnya pada pembelajaran matematika. Guru-guru di SEPAMA memiliki semangat dan komitmen yang tinggi, namun masih menghadapi keterbatasan akses terhadap pelatihan pedagogis dan pemanfaatan teknologi pembelajaran. Melalui kegiatan ini, tim pengabdian berupaya memperkenalkan pembelajaran berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) yang dipadukan dengan teknologi digital secara sederhana dan kontekstual. Dalam pelaksanaannya, Dr. Reni Dwi Susanti memberikan pendampingan kepada guru dalam merancang pembelajaran yang lebih interaktif dan relevan dengan kehidupan siswa. Guru dikenalkan pada berbagai strategi pembelajaran berbasis proyek serta pemanfaatan media digital untuk membantu visualisasi konsep dan meningkatkan keterlibatan siswa di kelas. Kegiatan berlangsung dalam suasana dialogis, di mana guru tidak hanya menerima materi, tetapi juga aktif berbagi pengalaman dan tantangan yang mereka hadapi selama mengajar. Kepala Sekolah Bersepadu Musa-Asiah menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, pelatihan dan pendampingan yang diberikan sangat membantu guru dalam membuka wawasan baru tentang pembelajaran yang lebih kreatif dan bermakna. Ia juga menekankan bahwa kegiatan seperti ini penting bagi sekolah komunitas, terutama dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di tengah keterbatasan sarana. Hasil kegiatan menunjukkan respons yang positif dari para guru. Beberapa guru mulai menyadari pentingnya mengaitkan materi pembelajaran dengan konteks kehidupan siswa dan mencoba memanfaatkan media digital secara bertahap. Meskipun implementasi penuh masih memerlukan pendampingan lanjutan, kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun budaya pembelajaran yang lebih inovatif di lingkungan sekolah. Selain pelatihan, kegiatan ini juga menghasilkan modul dan rancangan pembelajaran sederhana yang dapat digunakan guru sebagai referensi. Ke depan, hasil kegiatan ini akan dikembangkan lebih lanjut dalam bentuk publikasi ilmiah sebagai bagian dari diseminasi praktik baik pengabdian masyarakat. Melalui kegiatan ini, FKIP UMM menegaskan perannya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga pada level internasional. Kolaborasi dengan sekolah komunitas di Kamboja ini diharapkan dapat menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan dalam pengembangan pendidikan yang inklusif dan bermakna.
Pendidikan Matematika UMM Dorong Pembelajaran STEAM Kontekstual di SEPAMA Kamboja
Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Sekolah Berspadu Musa–Asia (SEPAMA), Kamboja, pada 14–16 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya internasionalisasi pengabdian sekaligus kontribusi nyata UMM dalam penguatan kualitas pembelajaran di sekolah mitra luar negeri. Kegiatan pengabdian ini mengusung tema penguatan kompetensi guru melalui pembelajaran STEAM kontekstual, yang dirancang khusus untuk menjawab tantangan pembelajaran di sekolah daerah. Melalui pendekatan ini, guru didorong untuk mengintegrasikan pembelajaran lintas mata pelajaran, pembelajaran berbasis proyek, serta pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar yang bermakna bagi siswa. Kegiatan diisi oleh Prof. Moh Mahfud Effendi, M.M. dan Dr. Reni Dwi Susanti, M.Pd., yang menyampaikan materi terkait konsep STEAM, perancangan pembelajaran berbasis proyek sederhana, serta pendampingan implementasi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa SMP di daerah. Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan berlangsung dalam bentuk lokakarya, diskusi, dan pendampingan langsung kepada guru. Pelaksanaan kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat baik dari pihak sekolah mitra. Kepala Sekolah SEPAMA, Ly Aminas, bersama jajaran pimpinan dan guru, terlibat aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan. Dukungan dan keterlibatan langsung dari pihak sekolah menjadi faktor penting yang menunjang kelancaran serta efektivitas program pengabdian. Selain itu, kesempatan dan fasilitasi kegiatan ini tidak terlepas dari peran Mohamad Zain Musa, selaku President SEPAMA, yang memberikan ruang, dukungan, dan fasilitas selama kegiatan berlangsung. Dukungan tersebut memungkinkan tim pengabdi dan guru mitra berinteraksi secara intensif dalam suasana kolaboratif dan terbuka. Selama kegiatan, guru SEPAMA menunjukkan antusiasme tinggi dan keterlibatan aktif, terutama saat merancang dan mendiskusikan contoh proyek pembelajaran yang sederhana dan kontekstual. Pendekatan STEAM yang disederhanakan dinilai membantu guru memahami bahwa pembelajaran inovatif tidak selalu membutuhkan fasilitas teknologi yang kompleks, tetapi dapat dimulai dari aktivitas sehari-hari di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, Pendidikan Matematika UMM berharap dapat memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan serta mendorong terciptanya pembelajaran yang lebih kontekstual, bermakna, dan berkelanjutan di sekolah mitra. Kegiatan pengabdian ini juga menjadi langkah awal bagi kolaborasi lanjutan dalam pengembangan pembelajaran dan penelitian berbasis praktik pendidikan di tingkat internasional.